PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DAN IDEOLOGI TERBUKA

sebenarnya postingan-postingan di blog ini saling terkait, seperti yang telah kita bahas di postingan sebelumnya, mari kita bahas kembali perbandingan antara ideologi pancasila dengan ideologI terbuka.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa ideologi pancasila bersifat terbuka, berarti selalu mengantisipasi perkembangan aspirasi rakyat sebagai pendukung ideologi serta dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Juga mengakui atas kebebasan hak – hak masyarakat. Sedangkan ideologi terbuka sebatas Orientasi dasar yang maknanya atau penerjemahannya menujurus pada tujuan dan norma sosial politik yang dipertanyakan dan di sesuaikan dengan nilai-nilai dan prinsip moral yang berkembang disekitar masyarakat.
Dari sini kita dapat melihar lebih dalam bawasannya ideologi pancasila juga memiliki kodrat sebagai makhluk pribadi dan juga sebagai makhluk tuhan yang maha esa. Sehingga nilai-nilai ketuhanan senatiasa menjiwai kehidupan manusia dalam hidup negara dan masyarakat, juga memberikan kebebasan manusia dalam rangka demokrasi tidak melampai hakikat nilai-nilai ketuhanan, bahkan nilai ketuhanan itu terbentuk dalam bentuk moral dan dalam ekspresi kebebasan lainya, hal tersebut yang membedakan antara ideologi pancasila dan ideologi terbuka.
Karena pada dasarnya kedua ideologi ini sepertinya serupa tapi tak sama, karena tentu ada hal yang menjadi perbedaan kedua ideologi ini.

Saya sendiri pro terhadap keduanya, namun jika kita bandingkan ideologi pancasila dengan ideologi terbuka maka dapat saya simpulkan bahwa ideologi pancasila memiliki penerjemahan yang lebih spesifik sedangkan ideologi terbuka lebih bersifat general.
Maka cocok sekali jika pancasila dijadikan dasar negara, yang didalamnya terdapat ideology yang teruji kokoh dan kuat sebagai sebuah landasan dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara.