PERBEDAAN IDEOLOGI TERBUKA DAN TERTUTUP
ideologi terbuka Sebenarnya ideologi yang hanya berisi suatu orientasi dasar, sedangkan penerjemahannya ke dalam tujuan dan norma-norma sosial politik yang selalu dapat dipertanyakan dan di sesuaikan dengan nilai-nilai dan prinsip moral yang berkembang disekitar masyarakat.
ideologi terbuka juga memiliki sifat yang bersifat inklusif atau tidak totaliter dan tidak dapat dipakai melegitimasi kekuasaan sekelompok orang.
Maka Ideologi terbuka hanya dapat ada dan mengada dalam sistem yang demokratis.
Ciri Ideologi Terbuka
Ciri khas Ideologi Terbuka adalah bahwa nilai-nilai dan cita-citanya tidak dapat dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari harta kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakat itu sendiri.
Ideologi terbuka itu juga tidak hanya dapat dibenarkan, melainkan juga dibutuhkan.
Ciri formalnya adalah bahwa isinya tidak langsung operasional.
SEDANGKAN Ideologi tertutup merupakan ajaran atau perspektif dunia atau filsafat yang menentukan tujuan-tujuan dan norma-norma politik berikut juga sosial, yang dilafalkan sebagai kebenaran yang tidak boleh dipersoalkan lagi, melainkan harus diterima sebagai sesuatu yang sudah jadi dan juga harus dipatuhi.
Isi ideologi ini tertutup dan bersifat dogmatis(boleh dikatakan mempercayai secara membabi-buta, tanpa dasar (akal) yang valid) serta apriori (memberikan label atau cap terlebih dulu' atau 'berprasangka duluan) sehingga tidak dapat dirubah atau dimodifikasi berdasarkan pengalaman sosial.
Karena itu ideologi tertutup ini tidak mentolerir pandangan dunia atau nilai-nilai lain.
Ciri Ideologi Tertutup
Ideologi tertutup bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat, melainkan berupa cita-cita sebuah kelompok yang mendasari suatu program untuk mengubah dan membaharui masyarakat. Ada juga yang menyatakan bahwa Ideologi tertutup adalah musuh tradisi, dan itu merupakan salah satu cirinya. Dengan sendirinya ideologi tertutup tersebut harus dipaksakan berlaku dan dipatuhi masyarakat oleh elit tertentu, yang berarti bersifat otoriter dan dijalankan dengan cara yang totaliter. bersifat totaliter, jadi menyangkut seluruh kehidupan.
MAKA PERBEDAAN SIGNIFIKAN YANG TERJADI ADALAH
ideologi terbuka juga memiliki sifat yang bersifat inklusif atau tidak totaliter(Istilah totaliter berasal dari bahasa Latin totus, yang berarti seluruh atau utuh. Totaliter ini dapat diartikan sebagai bentuk pemerintahan dengan kekuasaan mutlak negara terhadap hampir seluruh bidang kehidupan masyarakat) dan tidak dapat dipakai melegitimasi kekuasaan sekelompok orang. Sedangkan ideologi tertutup bersifat otoriter(dimana negara bertanggung jawab atas rakyat,
dan negara boleh dikatakan sebagai penguasa) dan dijalankan dengan cara yang totaliter.
Terlihat jelas sudah sekarang perbedaan antara Ideologi terbuka dan Ideologi Tertutup.
Copyright 2009
Tegar Ibrahim
Pengertian Ideologi
Jika anda bertanya apa itu sebenarnya pengertian dari ideologi
Pengertian Ideologi secara etimologis (bahasa), dimana ideologi berasal dari bahasa Yunani yaitu idea dan logia. dan Idea berasal dari idein yang artinya melihat. Idea juga diartikan sebagai sesuatu yang ada di dalam pikiran sebagai hasil perumusan sesuatu pemikiran atau rencana.
Kata logia mengandung makna ilmu pengetahuan atau teori, sedangkan kata logis berasal dari kata logos dari kata legein yaitu berbicara. Istilah ideologi sendiri pertama kali dilontarkan oleh Antoine Destutt de Tracy, ideologi adalah pengucapan atau pengutaraan terhadap sesuatu yang terumus di dalam pikiran.
Itu merupakan tinjauan secara etimologis, sedangkan apabila ditinjau secara terminologis (istilah), ideologi adalah cara hidup atau tingkah laku atau bisa juga disebut sebagai hasil pemikiran yang menunjukan sifa-sifat tertentu dari satu indiviu atau suatu kelas, bahkan ada beberapa yang mengungkapkan bagwa ideology adalah ide atau hasil pemikiran dari suatu kelas dalam masyarakat.
Copyright 2009